DEMOCRAZY.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengusulkan dua tokoh sebagai calon pahlawan nasional pada tahun 2026.
Salah satunya Raden Mas Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto dari pihak ayah.
Namun, pengajuan Margono masih menghadapi kendala.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah Imam Maskur mengatakan, pihak keluarga belum mengajukan tokoh asal Banyumas ini untuk memperoleh gelar Pahlawan Nasional.
“Keluarga Presiden, belum mau diajukan,” ujarnya, Senin (17/8/2026).
Selain Margono, nama lain yang diusulkan menjadi pahlawan nasional dari Jateng adalah KH Sholeh Darat dari Kota Semarang.
KH Sholeh Darat merupakan ulama besar yang dikenal memiliki peran dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa.
“Ya tahun ini ada dua nama yang diusulkan sebagai pahlawan nasional yaitu Kiai Sholeh Darat dan Margono Djojohadikusumo, mbahnya Pak Prabowo,” ungkap Imam.
Imam menyampaikan, pengajuan calon pahlawan nasional menjadi agenda tahunan yang umumnya berkaitan dengan peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November.
Tahun ini, proses pengajuan kedua tokoh masih berlangsung di pemerintah pusat. Masing-masing nama diajukan oleh kelompok masyarakat dari daerah asal tokoh.
“Ya sedang proses,” jelas Imam.
Imam menerangkan, Pemprov Jateng telah melakukan kajian terhadap dua calon pahlawan nasional sebelum nama mereka disampaikan kepada pemerintah pusat.
Kajian itu dilakukan oleh tim yang dibentuk Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
Hasil pengkajian menyatakan KH Sholeh Darat dan Margono layak diajukan sebagai calon pahlawan nasional.
“Pengkajian dari daerah lalu kami usulkan ke pusat,” imbuh Imam.
Dengan demikian, tahapan selanjutnya berada di pemerintah pusat untuk dilakukan penilaian.
Kedua tokoh masih memiliki peluang memperoleh gelar pahlawan nasional apabila seluruh proses dapat dilalui sesuai ketentuan.
Usulan terhadap Margono Djojohadikusumo bukan kali pertama disampaikan.
Sebelumnya, Yayasan Merah Putih Peduli mengusulkan kakek Presiden Prabowo Subianto itu sebagai calon Pahlawan Nasional melalui “Seminar Nasional dan Bedah Buku” di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, pada Sabtu (15/2/2025).