Refly Harun: Jokowi Goda Eggi Sudjana Proyek Rp1 Triliun Plus Jalan-Jalan ke Luar Negeri, Syaratnya Cuma Satu!

RAKYATDAILY.COM – Pakar hukum tata negara sekaligus pengacara kubu Roy Suryo, Refly Harun, mengungkap rumor tawaran proyek bernilai triliunan rupiah dari mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada Eggi Sudjana.

Adapun saat ini Eggi sudah berstatus sebagai tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.

Dia sempat mendatangi rumah Jokowi di Kota Solo, Jawa Tengah, pada hari Kamis, (8/1/2026).

Eggi dan tersangka lainnya, yakni Damai Hari Lubis, juga telah mengajukan permohonan restorative justice (RJ) kepada penyidik Polda Metro Jaya beberapa hari lalu.

Refly membeberkan rumor tawaran proyek itu setelah mengaku mendapat kiriman chat dari seseorang yang bercakap-cakap dengan Eggi melalui aplikasi WhatsApp (WA).

Refly menyebut orang itu adalah Benny Parapat. Benny beberapa waktu lalu pernah melaporkan Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Andi Azwan atas dugaan pembohongan publik karena mengaku memiliki scan ijazah asli Jokowi.

“Seseorang itu mengirimkannya kepada saya, dan orang tersebut bersedia dibacakan WA-nya,” kata Refly dalam acara Rakyat Bersuara di iNews, Selasa malam, (13/1/2026).

Refly pun membacakan chat dari Benny yang dikirim pada Senin malam.

“Itu WA chat langsung dari ES (Eggi Sudjana) ke saya hari ini jam 11.57. Setelah kemarin saya tanyakan perihal isu datangnya ES dan DHL ke rumah Jokowi. Saya hanya kirim itu ke Bang Refly. Saya tidak ada kirim itu ke RRT (Roy, Rismon, Tifa). Rencananya ES akan klarifikasi antara Rabu dan Jumat minggu ini,” demikian chat Benny menurut Refly.

Refly berkata Benny mengaku bisa mempertanggungjawabkan informasi yang disampaikannya.

“A1 dari ES,” kata Benny.

“BES (Bang Eggi Sudjana) mengklarifikasi dengan bukti-bukti dan saksi: Satu, bahwa BES benar mendatangi JKW (Jokowi) atas permintaan dan undangan JKW beberapa bulan yang lalu, bahkan dikondisikan ke LN (luar negeri), dengan servis yang amat istimewa dan jaminan dapat proyek nilai triliunan, mekanisme bank resmi. Dapat diwujudkan karena T (triliunan) itu ready,” kata Benny.

“Tapi akhir jalan ke luar negeri tawaran deal best, mesti bersedia minta M (maaf) pada J (Jokowi). Demi Allah, BES menolaknya hingga gagallah deal tersebut.”

Dari pernyataan Benny itu, Refly menyimpulkan bahwa Eggi pernah ditawari proyek bernilai sampai triliunan rupiah oleh pihak Jokowi.

Kubu Jokowi membantah

Razman Nasution, Ketua Umum Kami Jokowi, meragukan bahwa chat yang diterima Benny itu berasal dari Benny.

“Bang Eggi selalu cerita ke saya bagaimana kondisinya. Proyek pun, Bang Egi saya yakin itu tidak ada. Saya pastikan ini tidak ada,” kata Razman dalam acara yang sama.

Razman pun meminta Eggi agar hadir di depan publik untuk menyampaikan klarifikasi agar tidak terjadi kegaduhan.

Lalu, Razman yang dikenal sebagai teman Eggi itu mengklaim dialah yang pertama kali mendatangi Jokowi supaya Jokowi bisa bermaafan dengan Eggi.

“Saya katakan bahwa pada waktu itu tidak mungkin ada tawaran Rp1 triliun. Mohon maaf, tidak yakin saya. Dan Bang Eggi tidak ngerti proyek-proyek,” kata dia.

Bantahan juga disampaikan oleh Andi Azwan.

“Masalah triliunan dan sebagainya tidak ada sama sekali. Itu sudah terkonfirmasi oleh Kompol Syarif (ajudan Jokowi) masalah itu,” ujar Andi dalam acara yang sama.

“Tidak ada pembicaraan mengenai yang dikatakan triliunan itu, apalagi beliau (Jokowi) bukan presiden.”

Seperti Razman, Andi mengimbau Eggi untuk keluar ke depan publik guna menjelaskan segalanya.

Sumber: Tribun

Artikel Terkait
RAKYAT DAILY