Saat Kekhawatiran SBY soal Perang Dunia III, Ini 5 Negara Paling Aman Jika Perang Terjadi!

RAKYATDAILY.COM – Kekhawatiran mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai potensi pecahnya Perang Dunia III kembali menghangatkan diskusi global tentang negara-negara mana yang dinilai paling aman jika konflik besar benar-benar terjadi.

Berbagai analisis dari media kredibel internasional hingga laporan Global Peace Index menunjukkan bahwa sejumlah negara memiliki tingkat risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan negara lain.

Menariknya, Indonesia termasuk di dalam daftar tersebut.

Berikut daftar 5 negara paling aman jika Perang Dunia III terjadi, lengkap dengan faktor keamanan yang membuatnya menonjol.

1. Islandia – Negara Terpencil Paling Damai di Dunia

Islandia hampir selalu berada di puncak Global Peace Index sebagai negara paling damai di dunia.

Letaknya yang sangat terpencil di utara Atlantik membuat negara ini jauh dari jalur konflik geopolitik utama.

Islandia juga tidak memiliki catatan keterlibatan dalam perang besar modern, dan ketegangan politik domestiknya sangat rendah.

Faktor geografi dan stabilitas internal menjadikan Islandia sebagai lokasi paling aman jika terjadi eskalasi perang global.

2. Swiss – Tradisi Netralitas Abadi

Swiss sudah dikenal sebagai negara netral sejak abad ke-19.

Negara ini tidak terlibat dalam Perang Dunia I maupun II, serta memiliki diplomasi yang konsisten menjaga jarak dari konflik internasional bersenjata.

Infrastruktur perlindungan sipil di Swiss termasuk salah satu yang paling lengkap di dunia, dengan bunker perlindungan yang tersebar di seluruh wilayah.

Dengan stabilitas politik tinggi, Swiss dianggap sebagai zona aman jika perang global pecah.

3. Selandia Baru – Terisolasi dari Episentrum Konflik

Selandia Baru berlokasi jauh dari kawasan yang sering menjadi pusat ketegangan seperti Eropa, Timur Tengah, dan Asia Timur.

Negara ini juga tidak berada dalam aliansi militer agresif yang berpotensi menyeretnya ke dalam konflik.

Sumber daya alam melimpah dan populasi yang tidak padat membuat Selandia Baru dinilai mampu bertahan dalam situasi perang jangka panjang ataupun krisis pascaperang.

4. Fiji – Tenang di Tengah Samudra Pasifik

Fiji dikenal sebagai negara kepulauan terpencil yang jarang menjadi fokus geopolitik global.

Tidak adanya konflik internal besar serta minimnya keterlibatan dalam aliansi militer ofensif membuat Fiji masuk daftar negara yang dinilai aman.

Selain itu, ketersediaan sumber daya alam seperti hasil laut dan hutan turut menunjang kemampuan negara ini bertahan jika rantai pasok dunia terganggu akibat perang besar.

5. Indonesia – Risiko Dampak Langsung Rendah

Indonesia sering disebut sebagai salah satu negara yang relatif aman dalam skenario Perang Dunia III.

Posisi geografis Indonesia yang jauh dari pusat konflik global membuatnya tidak menjadi target utama jika terjadi perang antarnegara besar.

Politik luar negeri bebas aktif juga menghindarkan Indonesia dari ketegangan blok militer.

Dengan sumber daya alam yang besar, karakter negara kepulauan yang luas, serta stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Indonesia berpotensi memiliki tingkat risiko dampak langsung yang lebih rendah dibanding banyak negara lain.

Itulah deretan Negara paling aman jika perang dunia ke III terjadi, Indonesia merupakan negara non blok yang berarti negara netral ini juga merupakan keuntungan bagi kita.

Sumber: PojokSatu

Artikel Terkait
RAKYAT DAILY