​Spanyol Cetak Sejarah: Kisah Nabi Muhammad SAW Resmi Masuk Kurikulum Sekolah Negeri

RAKYATDAILY.COM – Pemerintah Spanyol mengambil langkah progresif dalam dunia pendidikan dengan mengintegrasikan bab khusus mengenai riwayat hidup Nabi Muhammad SAW dan nilai-nilai fundamental Islam ke dalam kurikulum studi agama nasional.

Langkah ini menandai babak baru dalam upaya negara Matador tersebut memperkuat inklusivitas dan pemahaman lintas budaya sejak dini.

​Kebijakan ini tidak sekadar mengajarkan sejarah, melainkan menitikberatkan pada sosok Nabi Muhammad SAW sebagai figur teladan dalam kemanusiaan.

Siswa akan diajak mendalami ajaran tentang toleransi, kesetaraan, dan pentingnya dialog antar-iman di tengah masyarakat modern yang majemuk.

​Pendekatan Bertahap: Dari Kisah hingga Analisis

​Implementasi kebijakan ini disusun secara sistematis agar sesuai dengan perkembangan kognitif siswa khususnya di ​Tingkat Dasar (Usia 6-12 Tahun): Fokus pada pengenalan naratif dan kisah-kisah inspiratif kehidupan Nabi Muhammad SAW yang relevan dengan dunia anak-anak.

​Kurikulum akan berkembang ke arah analisis nilai-nilai filosofis Islam dan bagaimana prinsip-prinsip tersebut berkontribusi pada harmoni sosial global.

​Misi Besar: Melawan Stigma dengan Pendidikan

​Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk mengikis stereotip dan mempromosikan pluralisme keagamaan.

Dengan memperkenalkan Islam secara akademis dan humanis, Spanyol berharap dapat menciptakan generasi muda yang lebih terbuka dan menghargai keberagaman.

“​Ini adalah langkah konkret menuju pendidikan inklusif di mana setiap siswa memahami bahwa keberagaman adalah kekayaan, bukan pemisah,” kata Ketua PGRI Makassar, Pantja Nur Wahidin, yang turut merespons kabar ini, Sabtu (2/5/2026).

​Langkah Spanyol ini kini menjadi sorotan dunia, terutama di wilayah Uni Eropa, sebagai model pendidikan yang akomodatif terhadap realitas masyarakat multikultural saat ini.

Sumber: Fajar

Artikel Terkait
RAKYAT DAILY