RAKYATDAILY.COM – Ekonom Prof Ferry Latuhihin memprediksi rupiah melemah hingga Rp25 ribu per dolar Amerika Serikat (USD). Bakal terjadi pada semester II 2026.
Hal tersebut disampaikan Escape Clause bersama staf pengajar hukum Universitas Indonesia (UI), Prof Topo Santoso. Ditayangkan di YouTube Topo Santoso Official.
“Saya khawatir ramalan saya terjadi lagi. Prediksi saya dolar bisa Rp22 ribu sampai Rp25 ribu di semester kedua,” kata Ferry Latuhihin dikutip Kamis (21/5/2026).
Dia menjelaskan, pelemahan rupiah bakal terus terjadi. Bukan sekadar faktor global, tapi menurunnya kepercayaan pasar terhadap kebijakan ekonomi pemerintah.
Di sisi lain, menurutnya penguatan mata uang akan terjadi untuk sejumlah negara ASEAN. Tapi tidak dengan rupiah.
“Currency negara ASEAN lain masih bisa menguat terhadap dolar AS, sementara rupiah terus melemah. Artinya ada sesuatu yang salah di dalam negeri,” jelasnya.
Menurutnya, ada sejumlah faktor. Seperti defisit fiskal yang terus melebar dan berpotensi menekan kepercayaan lembaga pemeringkat internasional terhadap Indonesia.
Dia lalu menyinggung penurunan outlook rating Indonesia. Mulanya stabil menjadi negatif.
Hal tersebut akhirnya berdampak pada investor yang berburu USD. Sehingga rupiah makin lemah.
Di sisi lain, pemerintah terus meyakinkan fundamental ekonomi baik-baik saja. Tapi menurut Ferry, klaim itu tak berbanding lurus dengan kepercayaan investor.
“Kalau fundamental ekonomi benar-benar kuat, seharusnya pasar percaya. Tapi kenyataannya dolar terus naik dan pasar saham terus tertekan,” imbuhnya.
Ferry mengkritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dia meminta Presiden Prabowo Subianto mengganti Purbaya.
“Pak Prabowo harus segera mengganti Purbaya. Market melihat figur. Kalau dipercaya pasar, dolar tidak akan terus ngacir seperti sekarang,” katanya.
Ke depan, dia menyebut gejolak sosial akan besar.
“Kalau dolar tembus Rp20 ribu ke atas, potensi gejolak sosial bisa besar karena masyarakat sekarang sudah banyak hidup dari pinjaman, bukan tabungan lagi,” pungkasnya.
[FULL VIDEO]
Sumber: Fajar