RAKYATDAILY.COM – Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto akan sulit dikudeta selama diterima masyarakat, memiliki program prorakyat, dan berani menindak mafia tambang.
Hal demikian dikatakan dia menyikapi ucapan Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo yang menyebut ada upaya kudeta terhadap Prabowo.
“Tidak ada yang akan bisa mengkudeta sekali pun militer,” kata Pangi melalui layanan pesan, Jumat (10/4).
Namun, kata dia, Prabowo perlu mewaspadai pihak yang diuntungan langsung jika kudeta terhadap Kepala Negara terlaksana, yakni Wapres RI.
“Ya, yang lain saya pikir enggak ada manfaat dan enggak akan merasakan langsung keuntungan dari kudeta, kecuali wakilnya sendiri,” katanya.
Toh, kata Pangi, sejarah mencatat dua Presiden RI pernah dilengserkan dan Wapres yang menjabat naik tahta jadi pemimpin pemerintah.
“Oleh karena itu, Presiden harus waspada terhadap Wakilnya, karena kita enggak tahu ujungnya,” ungkapnya.
Dia menuturkan kewaspadaan itu perlu dituangkan Prabowo dengan membuat program yang berpihak ke rakyat.
Semisal, kata Pangi, Prabowo tidak menaikkan iuran BPJS, tarif listik, dan tak memangkas subsidi bahan bakar minyak.
“Pilihan cara satu satunya harus mendapatkan dukungan rakyat. Buat program yang membahagiakan hati rakyat,” ungkap dia.
Pangi menuturkan menaikkan harga BBM membuat daya beli rakyat hancur dan kelas menengah makin banyak jatuh miskin.
“Ya, yang terjadi instabilitas politik, pemicu kaos dan ketidakteraturan politik di lapangan, dimanfaatkan lawan politik,” katanya.
Selain itu, kata dia, Prabowo wajib memecat menteri yang berbisnis, membangun atau memperbaiki sekolah, hingga mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi mendapat dukungan rakyat.
“Evaluasi total MBG, karena pelaksanaannya banyak masalah. Program ini bagus, harus didukung,” ungkapnya.
Sumber: JPNN