VIRAL! Menpar Widiyanti Disorot, Pakai Sepatu Saat Kunjungi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi

DEMOCRAZY.ID – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana disorot saat berkunjung ke Masjid Raya Syukh Ahmad Khatib Al Minangkabbawi.

Dia terlihat memakai sepatu di dalam masjid.

Video yang diunggah @korannusantara.id menunjukkan, Widiyanti terlihat menggunakan batik bwarna biru. Serta menggunakan hijab putih.

Bawahannya celana panjang kain hitam. Namun yang jadi sorotan, dia terlihat menggunakan alas kaki.

Sementara orang di sekitarnya, terlihat membuka alas kakinya. Hanya menggunakan kaos kaki.

Pengguna X @KangSemproel salah satu yang menyoroti. Menurutnya, yang disalahkan mestinya protokoler dan marbot masjid.

“Kalau kata guwah mah kesalahan ada di merbot dan protokoler menterinya,” katanya dikutip Jumat, 1 Mei 2026.

Meski begitu, dia paham, marbot dan protokoler tersebut tidak enak menegur.

“Itu pasti karena ga enakan sama bu menteri. Mau negor ga berani. Akhirnya membiarkan bu menteri melenggang dengan sepatunya di dalam mesjid
Gila!” pungkasnya.

Kunjungan ke Padang

Widiyanti diketahui berkunjung ke Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, di Kota Padang, Sumatera Barat pada Rabu 29 April 2026.

“Padang sudah sangat dikenal sebagai destinasi wisata ramah Muslim. Saat kami mengikuti pameran pariwisata internasional di ITB Berlin, foto masjid ini menarik perhatian banyak pengunjung. Ini menunjukkan potensi besar yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi,” kata Menpar, dikutip dari siaran pers Kemenpar.

Dia menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mengembangkan Sumatra Barat sebagai destinasi unggulan wisata ramah Muslim.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Kemenpar meluncurkan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025 yang menjadi tolok ukur kesiapan destinasi memenuhi standar Global Muslim Travel Index (GMTI).

Berdasarkan penilaian IMTI, Sumatra Barat masuk dalam lima besar provinsi terbaik dari 15 provinsi yang dinilai

Selain itu, Kemenpar juga mendorong penguatan rantai nilai melalui program sertifikasi halal bagi pengusaha UMKM bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Hingga saat ini, telah difasilitasi penerbitan 14.694 sertifikat halal di 391 desa wisata yang tersebar di 33 provinsi.

Sumber: Fajar

Artikel Terkait
RAKYAT DAILY