Iran Lakukan Pengawasan Darat-Laut-Udara di Selat Hormuz, Siap Perang dengan Amerika Serikat!

RAKYATDAILY.COM – Iran mengumumkan pasukannya telah mempertahankan kendali penuh atas daratan, laut, dan udara di Selat Hormuz.

Pengumuman ini muncul ketika negara Islam itu tengah di ambang perang melawan Amerika Serikat (AS).

Brigadir Jenderal Mohammad Akbarzadeh, seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sebagaimana dikutip dari Fars News, Kamis (29/1/2026) mengatakan, Iran tidak mencari perang, tetapi sepenuhnya siap melawan AS.

“Jika perang pecah, tidak akan ada mundur, bahkan satu milimeter pun, dan Iran akan terus maju,” tegasnya.

“Pengelolaan jalur strategis tersebut telah melampaui metode tradisional dan sekarang sepenuhnya cerdas,” ujarnya.

Hal ini memungkinkan Iran untuk terus mengawasi semua pergerakan maritim, permukaan, dan bawah laut.

“Iran juga mengendalikan keputusan apakah kapal-kapal yang mengibarkan bendera berbeda diizinkan untuk melewati selat tersebut,” lanjut dia.

“Iran tidak ingin ekonomi global menderita,” katanya.

Menurutnya, AS dan sekutunya tidak akan diizinkan untuk mengambil keuntungan dari perang yang mereka mulai.

Akbarzadeh memperingatkan bahwa jika daratan, wilayah udara, atau perairan negara-negara tetangga digunakan untuk melawan Iran, negara-negara itu akan diperlakukan sebagai musuh.

“Pesan ini telah disampaikan kepada pihak-pihak regional,” katanya.

Komandan Iran tersebut menekankan bahwa Teheran memiliki kemampuan tambahan.

“Yang akan diungkapkan pada waktu yang tepat,” katanya.

Berita sebelumnya, Pada hari Rabu (28/1), Presiden AS Donald Trump mengancam Teheran dengan serangan yang jauh lebih buruk daripada serangan terhadap tiga fasilitas nuklirnya pada Juni 2025 lalu.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump memperingatkan bahwa ‘armada besar sedang mendekati Iran.

“Mereka siap untuk memenuhi misinya dengan cepat dan keras,” tulis Trump.

Dia mendesak Teheran untuk membuat kesepakatan tentang masa depan program nuklirnya.

“Atau serangan berikutnya akan jauh lebih buruk,” kata Donald Trump.

Sumber: PojokSatu

Artikel Terkait
RAKYAT DAILY