Peringatan SBY ke Prabowo: Jangan Asyik Main di Darat, Ini Era Serangan Udara!

RAKYATDAILY.COM – Cukup lama tak muncul ke publik, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kali ini berbicara soal pentingnya membangun kekuatan udara.

Sebagai mantan prajurit, SBY menilai kekuatan Angkatan Darat (AD) tidak lagi terlalu diutamakan di dunia modern.

Demikian peringatan SBY ketika memberi kuliah umum di Lemhannas RI, Jakarta, Senin (23/2/2026).

“Dulu itu kan seolah-olah untuk Indonesia itu diutamakan Angkatan Darat, Army, sekarang to be frank, air power ini sangat besar. Jadi kalau dulu Hankamrata kita, kalau akan diserang kita serang di negaranya, meskipun tidak mudah, kita hadang sepanjang perjalanan, pertahanan pantai, pertahanan pulau-pulau besar, perang gerilya, serangan balas, itu kan doktrinnya, dulu,” tegas SBY.

Bahkan, SBY mewanti-wanti ketika ada serangan udara yang menghancurkan Jakarta hingga pabrik senjata Indonesia.

“Sekarang begitu ada air strike menghancurkan Jakarta, Pindad di Bandung, PAL di Surabaya, kota-kota yang lain, apa yang kita lakukan? Hayo,” tanya SBY.

SBY mengingatkan saat ini merupakan era perang yang serba modern sehingga semua angkatan TNI harus siap menghadapi serangan.

“Jadi ini modern era, modern warfare, modern technology, modern doctrine. Semuanya harus siap, kalau hybrid itu ya intinya tidak memilih, semuanya harus siap kita lakukan. Intinya begitu,” ujar SBY.

Tak kalah penting, SBY mengingatkan Indonesia juga tidak bisa hanya berdiam diri terhadap ancaman perang dunia.

“Kita tidak boleh naif dan tidak boleh seolah-olah tidak akan tersentuh kita. Kita tidak punya masalah kok, don’t say that, karena sudah memang kacau seperti ini,” katanya.

“Jadi menurut saya fokus dalam negeri untuk mempersiapkan diri, yes, meningkatkan deterance kita, yes, meningkatkan kekuatan pertahanan kita, yes, meningkatkan ketahanan energi, pangan dan lain-lain bisa susah kalau terjadi disruption pada tingkat dunia, yes,” tukas SBY.

Sumber: LiraNews

Artikel Terkait
RAKYAT DAILY