RAKYATDAILY.COM – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto kembali menggegerkan ruang publik setelah pidatonya di peresmian Sekolah Rakyat mendadak viral.
Di hadapan ratusan siswa pada peresmian sekolah rakyat 12 Januari 2026, Prabowo melontarkan kalimat keras yang menyentil para pelaku korupsi.
Sekaligus mengangkat martabat para pekerja kecil seperti pemulung dan tukang becak yang dianggapnya jauh lebih mulia.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh tingkat pendidikan maupun status sosial, melainkan oleh kejujurannya dalam mencari nafkah.
Dengan suara tegas, ia berkata, “Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringet daripada mereka yang pinter-pinter tapi mencuri uang rakyat. Saya lebih hormat,”
Tegas Prabowo, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden 12/1/2026.
Video di Akhir Artikel
Pernyataan tersebut sontak menjadi sorotan nasional.
Banyak warganet yang menyebut ucapan Prabowo sebagai “tamparan” bagi para koruptor yang kerap mengkhianati rakyat.
Momentum itu juga dianggap mencerminkan sikap tegas Prabowo yang ingin membangun keteladanan moral bagi generasi muda.
Di hadapan para siswa Sekolah Rakyat, Prabowo melanjutkan dengan pesan penuh empati dan keberpihakan kepada keluarga sederhana.
“Saudara-saudara, anak-anak, anak-anak sekolah rakyat, murid-murid, anak-anakku, jangan kau kecil hati, jangan kau kecil hati,”
“orang tuamu hanya buruh, atau hanya petani miskin, atau hanya tukang pemulung, jangan kau malu,” katanya, disambut tepuk tangan meriah.
Prabowo menegaskan bahwa pekerjaan apa pun yang dilakukan dengan keringat sendiri.
Justru memiliki nilai kemuliaan lebih tinggi daripada jabatan atau gelar akademik yang digunakan untuk korupsi.
Ia kembali mempertegas pesannya:
“Jangan pernah kau malu, mereka lebih mulia dari orang-orang pinter tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa.”
Ucapan itu membuat publik tersentuh sekaligus terkejut. Banyak yang menyebut Prabowo menunjukkan sikap paling kerasnya terhadap korupsi sejak menjadi presiden.
Di media sosial, cuplikan pidato tersebut langsung viral dan memicu diskusi panjang.
Sebagian besar warganet mengaku setuju, menyebut bahwa kerja keras rakyat kecil memang patut dihormati dan seringkali diabaikan.
Pernyataan Prabowo diyakini akan menjadi salah satu kutipan paling berpengaruh yang mencerminkan arah kepemimpinannya.
Memerangi korupsi, mengangkat martabat rakyat kecil, dan memberikan ruang kepercayaan diri kepada anak-anak dari keluarga sederhana.
[VIDEO]
@officialinewsPresiden Prabowo Subianto mengaku lebih menghormati rakyat kecil, seperti pemulung hingga tukang becak daripada para koruptor yang mengambil uang rakyat. Sebab, mereka lebih mulia. Awalnya, Prabowo meminta anak-anak Sekolah Rakyat untuk tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka. Ia menekankan bahwa pekerjaan orang tua yang sederhana bukanlah sesuatu yang memalukan. “Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat, saya lebih hormat. Karena Presiden ya saya boleh bicara ya kan,” kata Prabowo dalam pidatonya saat peresmian Sekolah Rakyat di 166 titik yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). #PresidenPrabowo #PrabowoSubianto #SekolahRakyat #Banjarbaru #KalimantanSelatan
Sumber: PojokSatu