MBG Berlumur Korupsi-Prabowo Utus KSP, ICW: Telat Banget!

RAKYATDAILY.COM – Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), kini sedang berada di bawah mikroskop.

Menanggapi derasnya kritik publik, Prabowo resmi menugaskan Kantor Staf Presiden (KSP) untuk menelusuri potensi celah korupsi, termasuk isu “jual beli” titik proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Meski langkah ini terlihat tegas, Indonesia Corruption Watch (ICW) justru memberikan respons dingin.

Menurut lembaga antirasuah tersebut, pemerintah seolah baru bangun tidur saat masalah sudah menumpuk.

Rapor Merah dari ICW: Dari Mark Up hingga “Orang Dalam”

Peneliti ICW, Wana Alamsyah, menilai langkah investigasi lewat KSP ini sangat terlambat. ICW membeberkan tiga dosa besar yang diduga menggerogoti program MBG.

Selain dugaan mark up gila-gilaan pada biaya pembangunan dapur SPPG (dari Rp600 juta melonjak hingga Rp2 miliar), ada juga isu politik patronase.

“Menurut saya sangat terlambat. Ketika diberikan kewenangan penegakan hukum kepada kepolisian dan kejaksaan, maka kami tidak yakin bahwa prosesnya imparsial,” tegas Wana Alamsyah dalam keterangannya yang dilansir Jumat, 8 Mei 2026.

Wana juga menyoroti adanya afiliasi oknum aparat dan politisi partai tertentu dalam pengelolaan yayasan pelaksana program.

Inilah alasan mengapa ICW mendesak agar kasus ini langsung diserahkan ke KPK, bukan sekadar evaluasi internal KSP, demi menghindari konflik kepentingan.

Instruksi Prabowo ke Dudung Abdurachman

Kepala Staf Presiden, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, mengonfirmasi bahwa dirinya telah menerima titah langsung dari RI-1.

Dudung mengecek laporan miring soal SPPG yang tetap menerima insentif Rp6 juta per hari padahal operasionalnya sedang dibekukan (suspend).

“Ya, Presiden mengarahkan kepada saya, ‘Pak Dudung coba dicek’,” ujar Dudung saat menjelaskan perintah evaluasi program prioritas tersebut.

Sertifikasi Halal Ikut Terseret

Nggak cuma soal dapur dan makanan, ICW bahkan sudah melaporkan dugaan korupsi pengadaan jasa sertifikasi halal program MBG ke KPK.

Skandal ini makin memperumit narasi program yang seharusnya menjadi solusi gizi bagi anak-anak sekolah.

Publik kini menanti, apakah investigasi KSP bakal berujung pada perbaikan sistem secara sat-set, atau justru cuma jadi formalitas untuk meredam kritik.

Sumber: Konteks

Artikel Terkait
RAKYAT DAILY