RAKYATDAILY.COM – Pegiat media sosial Ferry Koto menyoroti pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang menyebut kelebihan biaya kunjungan luar negeri (LN) Presiden Prabowo Subianto ditanggung pribadi.
Menurut Ferry, pernyataan tersebut justru memperlihatkan bahwa kunjungan luar negeri Presiden Prabowo menghabiskan biaya sangat besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Makin kacau negara ini diurus. Dan makin jelas bahwa besar sekali uang negara dihabiskan buat perjalanan ke luar negeri ini, sampai ada pembelaan diri sudah memakai uang pribadi,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (2/6).
Ia meminta Teddy membuka secara transparan berapa anggaran yang digelontorkan negara untuk setiap kunjungan presiden.
“Buka saja lah berapa anggaran setiap kunjungan ini? Dan berapa realisasi hasilnya, bukan sekadar komitmen!!” tegasnya.
👇👇
Ckckck…. Makin kacau negara ini diurus. Dan makin jelas bahwa besar sekali uang negara dihabiskan buat perjalanan ke luar negeri ini, sampai ada pembelaan diri sudah memakai uang pribadi.
Buka saja lah berapa anggaran setiap kunjungan ini? Dan berapa realisasi hasilnya,… https://t.co/1rB9FgQekD
— Ferry Koto (@ferrykoto) June 1, 2026
WHATT? Pakai tanggungan pribadi?
Di setiap perjalanan yang melebihi anggaran dinas?Emang 5,3 M buat hotel di Prancis itu ditanggung sama presiden? Yakin?
Coba dong transparansinya. Biar diaudit sama-sama dengan publik.
Baca Juga:Lagian ini ga baik karena selain ga tertib… https://t.co/RzhdiY1o2U
— Abul Muzaffar (@abulmuzaffar10) June 1, 2026
Sebelumnya, Seskab Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa kelebihan biaya kunjungan Prabowo ke luar negeri ditanggung dari uang pribadi
“Masalah biaya di luar negeri. Ini sudah dijelaskan beberapa kali. Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo,” ujar Teddy.
Pernyataan tersebut disampaikan Teddy untuk meluruskan saran yang sebelumnya disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri Presiden.
Sumber: WE