RAKYATDAILY.COM – Eks Kabareskrim Polri, Komjen Purn Susno Duadji, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mempunyai daftar nama jenderal yang ‘bermain’ di tambang ilegal.
Dikutip dari laman Perhimpunan Tambang Indonesia, hingga kini, tambang ilegal semakin marak di Indonesia karena disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kesulitan ekonomi masyarakat, tingginya pengangguran, lemahnya pengawasan, dan tidak tegasnya penegakan hukum.
Bahkan, lebih ironis lagi, praktik tambang ilegal ini kerap mendapatkan perlindungan dari oknum aparat negara.
Susno pun berharap hukum tetap berjalan semestinya, tanpa harus menunggu perintah dari Presiden dulu untuk memberantasnya.
“Jadi jangan dia enggak perlu ada perintah operasi, enggak perlu perintah presiden. Kalau melanggar jalankan (hukumnya),” ungkap Susno, Selasa (10/2/2026), dikutip dari YouTube iNews.
Ketika Susno diundang Presiden Prabowo Subianto ke Kertanegara beberapa waktu lalu, dia mengatakan bahwa Prabowo sebenarnya mengetahui siapa saja jenderal yang bermain di tambang ilegal.
Saat itu, Prabowo diketahui mengundang sejumlah tokoh kritis untuk membahas kedaulatan negara dan oligarki, termasuk soal penertiban tambang ilegal yang dibekingi aparat.
“Jangan justru, kata beliau (Prabowo), ini justru aparatnya sendiri yang di dalam. ‘Saya tahu nama-namanya (para jenderal)’, katanya,” ungkap Susno mengingat perkataan Prabowo.
Susno mengaku tidak heran jika Prabowo mengetahui hal tersebut, karena dia adalah seorang Presiden RI.
Namun, menurut Susno, Prabowo masih berbaik hati dengan cara memberi peringatan terlebih dahulu.
“Beliau wajar dia tahu, yang enggak tahu kan Susno. Kalau presiden kan punya intelijen, punya BAIS (Badan Intelijen Strategis), punya segala macam, jelas dia tahu,” ucapnya.
“Saya yakin informasi yang dia pegang itu A1, tapi beliau masih baik bahwa diingatkan, mundur dari situ, kalau enggak mundur ya terima risiko gitu,” tambah Susno.
Susno bahkan mengatakan Prabowo sempat menyebut beberapa nama jenderal tersebut.
“Ada yang disebut, tapi tidak bisa saya sampaikan di sini, ya pokoknya beliau tahulah, bahkan sudah kasat mata lah gitu,” ujar Susno.
Karena hal ini, Susno lantas mengingatkan kepada teman-temannya yang masih aktif hingga yang sudah pensiun, agar tidak terjerumus kepada hal-hal seperti ini.
“Jadi kesempatan ini kepada teman-teman saya walaupun yang masih aktif kita atau yang sudah pensiun, sudahlah, kita sudah waktunya (berhenti), mumpung presiden kita serius untuk mendharma baktikan jiwa raganya pada negara,” ucapnya.
“Sampai beliau katakan, ‘saya ini sudah 75 loh buat apalagi kalau bukan untuk negara dan bangsa’. Nah, kalau beliau sudah gitu mestinya kita-kita ini yang sudah pensiun ya jangan-janganlah masuk ke situ,” imbuh Susno.
Sumber: Tribun