Dadan Hindayana Bikin Geger! Purnawirawan Bintang Empat Kini Terseret Pusaran Isu Proyek MBG

RAKYATDAILY.COM – Polemik dugaan penyimpangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana kini berdampak ke sejumlah pihak lain.

Salah satunya adalah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman yang ikut dikaitkan dengan proyek dapur MBG.

Dudung mengungkapkan, isu tersebut muncul setelah dirinya pernah membantu mempertemukan pengelola pondok pesantren dengan Dadan Hindayana saat masih menjabat sebagai Kepala BGN.

Menurut purnawirawan jendral bintang empat itu, beberapa pengurus pesantren mendatanginya untuk meminta bantuan agar lembaga mereka dapat masuk dalam program MBG sebagai sasaran penerima manfaat.

Mengingat jumlah santri yang mencapai ribuan orang, ia kemudian mencoba menjembatani komunikasi dengan BGN.

“Saya informasikan, jadi beberapa bulan yang lalu, mungkin tujuh, enam bulan yang lalu, saya kan dekat dengan pesantren. Ada pengurus-pengurus pesantren itu ada Abah Junaidi, ada Ustaz Iskandar, itu menyampaikan kepada saya bahwa ada program memang pesantren ya, untuk sebagai sasaran penerima manfaat. Karena di pesantren itu kan ada santrinya empat ribu, ada yang lima ribu, sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya,” ujarnya.

Sejumlah pensantren tersebut meminta dikenalkan dengan Dadan melalui Dudung terkait penerima manfaat MBG. Syarat untuk menerima MBG itu sudah disiapkan oleh para pesantren, menurut Dudung.

“Nah, kemudian minta dikenalkan dengan Pak Dadan. Saya sampaikan Pak Dadan ini ada pesantren yang sudah siap ya, sudah ditentukan, dia sudah mulai secara administrasi sudah siap. Nah, realisasinya tidak ada. Akhirnya saya sampaikan Pak Dadan, ‘Oh silakan Pak nanti hubungi Pak Arif Nurahman staf saya’,” ujar Dudung.

Singkat cerita, Dudung mengatakan pihak BGN dengan pesantren lalu berhubungan untuk MBG.

Namun ternyata, pihak pesantren belum menyiapkan infrastruktur, sehingga dapur tersebut urung terealisasi.

“Akhirnya silakanlah mereka berhubungan. Mereka berhubungan saya sudah tidak mengerti apa-apa. Nah, waktu Pak Dadan ke sini beberapa minggu yang lalu, saya tanya Pak Dadan gimana itu? Rupanya sampai sekarang prosesnya pun belum selesai, bangunnya-dapurnya pun belum terbangun. Saya tanya Abah Junaidi dan sebagainya,” ucapnya.

Cerita tersebut, kata Dudung dikait-kaitkan dengan isu bahwa dirinya punya dapur MBG atau SPPG.

Dudung tegas membantah kabar dirinya punya SPPG usai kasus korupsi di BGN ditangani Kejagung.

“Cuma karena saya yang minta tolong kepada Pak Dadan itulah yang kemudian akhirnya bunyi seakan-akan Pak Dudung punya dapur. Kalau Pak Dudung punya dapur, silakan cek, saya kasih hadiah nanti. Jadi nggak ada sama sekali saya punya dapur ya,” imbuhnya.

Sumber: Detik

Artikel Terkait