RAKYATDAILY.COM – Peta kabinet Presiden Prabowo Subianto kembali kedatangan wajah lama yang sudah tidak asing lagi.
Hasan Nasbi secara resmi kembali masuk ke lingkaran inti pemerintahan setelah dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi di Istana Negara, Jakarta, Senin 27 April 2026.
Langkah ini menandai kembalinya sang pakar komunikasi ke jajaran elit setelah sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan pada Agustus 2024 lalu.
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini menjadi sorotan, mengingat Hasan Nasbi sempat terkena reshuffle pada September 2025.
Namun, jam terbang dan kompetensinya di bidang strategi komunikasi tampaknya masih sangat dibutuhkan oleh Istana untuk memperkuat narasi kebijakan pemerintah ke depan.
Sebelum kembali ke Istana, Hasan juga diketahui mengemban amanah sebagai Komisaris Independen di PT Pertamina, yang semakin mempertegas posisinya sebagai tokoh penting dalam ekosistem pemerintahan saat ini.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru per 31 Maret 2026, Hasan Nasbi tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp40.439.501.799.
Angka ini menunjukkan stabilitas finansial yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan laporan tahun sebelumnya.
Berikut adalah rincian aset yang dimiliki oleh sang penasihat baru:
“Hasan melaporkan LHKPN selaku Komisaris Independen PT Pertamina dengan nilai Rp40.439.501.799,” sebagaimana tercatat dalam dokumen laporan harta kekayaannya yang terbaru.
Masuknya Hasan Nasbi diharapkan mampu membawa angin segar bagi pola komunikasi publik kepresidenan.
Dengan latar belakang sebagai pendiri lembaga survei dan konsultan politik, Hasan dinilai memiliki insting tajam dalam membaca arah opini publik.
Sumber: Konteks