Merasa Disudutkan! Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Mengamuk Disebut Arogan: Ada yang Salah dengan Gaya Saya?!

RAKYATDAILY.COM – Audiensi antara Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud dan massa aksi Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim (APMK) di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (21/5/2026), berlangsung panas.

Rudy tampak geram setelah ia dianggap arogan saat menjawab tuntutan massa terkait desakan penggunaan hak angket terhadap dirinya.

Situasi memanas ketika salah satu peserta aksi menanyakan apakah Rudy setuju jika hak angket benar-benar bergulir di DPRD Kaltim.

“Anda tahu enggak itu apa hak angket itu?” tanya Rudy, dikutip dari kanal YouTube TribunKaltim, Kamis.

“Hak angket adalah untuk melakukan tindak melanjuti dari apa yang dilakukan oleh provinsi, Pak. Melanggar aturan Pak,” jawab salah satu peserta aksi.

“Oke, kalau itu namanya bukan. Itu haknya namanya hak penyelidikan. Tapi, sebelum penyelidikan kan harus tanya dulu apa masalahnya,” jelas Rudy.

Peserta aksi kemudian menyebut persoalan tersebut sudah dituangkan dalam pakta integritas yang telah ditandatangani.

Namun, Rudy tetap menegaskan bahwa pakta integritas harus diparipurnakan agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Anda tanya di DPR sana. Anda tanya dia. Jangan tanya ke sini. Hak angket itu ada di DPR, bukan di sini,” imbuh Rudy.

“Kami menanyakan apakah Bapak setuju (dengan hak angket),” tanya peserta aksi lagi.

“Saya setuju, silakan mereka melaksanakan hak angket. Apa lagi yang mau Anda tanyakan,” jawab Rudy.

Di tengah suasana yang semakin tegang, seorang pria sempat mencoba menyudahi audiensi. Namun, Rudy bersikeras forum tetap dilanjutkan.

“Enggak, enggak, enggak. Kita selesaikan di sini,” tandas Rudy.

Salah satu peserta aksi kemudian menilai Rudy bersikap arogan selama audiensi berlangsung.

“Bapak jangan arogan Pak,” katanya.

“Bukan, saya enggak arogan. Anda kan tanya katanya minta dijawab. Saya jawab kok dibilang arogan,” timpal Rudy.

“Gaya Bapak seperti ini menghadapi masyarakat, Pak,” jawab peserta aksi.

“Loh, ada yang salah dengan gaya saya?” tanya Rudy.

Rudy Mas’ud Minta Hak Angket Sesuai Aturan

Aksi demonstrasi bertajuk “215” itu digelar sejak sekitar pukul 14.00 WITA di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Massa menuntut Rudy Mas’ud mundur dari jabatannya sebagai gubernur dan meminta Fraksi Partai Golkar DPRD Kaltim menjalankan hak angket.

Hal itu terkait dengan polemik penggunaan anggaran Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Rudy.

Sebelumnya, Rudy sempat disorot publik buntut pengadaan mobil dinas Rp 8,5 miliar dan renovasi rumah dinas gubernur dan wakil gubernur beserta fasilitas lainnya senilai Rp 25 miliar.

Dilansir dari Kompas.com, Kamis, Pemprov Kaltim kemudian menerima sekitar 30 perwakilan demonstran untuk melakukan audiensi di Ruang Ruhui Rahayu.

Dalam forum tersebut, Rudy menegaskan bahwa proses hak angket tidak bisa dilakukan tanpa mekanisme yang sesuai aturan.

“Pernah jadi anggota dewan? Jadi anggota dewan dulu deh, baru nanti ngomong-nya begitu, karena ada proses dan ada mekanisme,” kata Rudy Mas’ud.

Ia juga mengibaratkan proses hak angket seperti tindakan medis yang harus melalui tahapan tertentu.

“Jangan orang sesak napas jantungnya langsung dibedah. Jangan orang sekolah SD masuk SMA. Pakai proses dong, ada aturan negara, ada aturan main,” ujarnya.

Sumber: Kompas

Artikel Terkait