Eropa Siapkan ‘Sesajen’ 4 Poin untuk Trump, Nasib Greenland Jadi Taruhan?

WARTADEMOKRASI.COM – Para pemimpin Eropa tampaknya mulai mengambil langkah seribu untuk meredam ambisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Greenland.

Sebuah draf kesepakatan empat poin tengah digodok dalam pertemuan informal sebagai tawaran kerja sama strategis kepada Washington.

Laporan Politico, Kamis (22/1/2026), mengungkapkan bahwa manuver ini merupakan upaya Uni Eropa untuk menjembatani keinginan Trump dengan kedaulatan Denmark.

Mengutip sejumlah pejabat tinggi Eropa, dokumen tersebut memuat poin-poin krusial yang menyentuh aspek pertahanan hingga eksplorasi sumber daya alam.

Revitalisasi Pertahanan dan Perisai Rudal

Poin pertama yang menjadi sorotan adalah revisi total Perjanjian Pertahanan 1951 antara AS dan Denmark.

Revisi ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan adaptasi terhadap sistem pertahanan rudal Golden Dome yang digadang-gadang oleh Trump.

Langkah ini dinilai sebagai upaya Eropa untuk tetap relevan dalam arsitektur keamanan global versi Gedung Putih.

Tak hanya itu, pada poin kedua, negara-negara Eropa berkomitmen untuk mempertebal dompet mereka dalam mendanai keamanan regional.

Ini termasuk potensi peluncuran misi baru di bawah bendera NATO untuk menjaga stabilitas di wilayah Arktik.

Antara Tarif dan Eksplorasi Alam

Namun, jalan menuju kesepakatan ini tidak sepenuhnya mulus. Kabarnya, internal Uni Eropa masih bersitegang mengenai dua poin sisa.

Satu sumber menyebutkan adanya klausul mengenai penghapusan tarif timbal balik dan pembentukan badan pengawas khusus untuk memantau hak eksplorasi di Greenland.

Sebaliknya, sumber lain justru pesimistis. Mereka menilai poin-poin tersebut lebih merupakan cerminan ekspektasi yang tidak realistis dari beberapa negara anggota Uni Eropa dalam menghadapi gaya negosiasi Trump yang transaksional.

Ambisi Lama Trump

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Donald Trump berulang kali menegaskan keinginan AS untuk mengendalikan Greenland.

Bagi Washington, pulau otonom milik Denmark ini bukan sekadar hamparan es, melainkan aset posisi strategis yang vital bagi keamanan nasional Amerika.

Di sisi lain, Kopenhagen dan otoritas lokal Greenland telah berkali-kali memberikan peringatan keras.

Mereka mendesak Washington untuk menghormati integritas teritorial dan menegaskan bahwa Greenland ‘tidak untuk dijual’.

Kini, dunia menunggu apakah empat poin tawaran Eropa ini mampu memuaskan syahwat politik Trump atau justru memicu ketegangan baru.

Sumber: Inilah

Artikel Terkait
RAKYAT DAILY