Habis Dikuliti! Penampilan Ronaldo di Piala Dunia Banjir Kritik, Analisis Menohok Thierry Henry Mendadak Viral Sedunia

RAKYATDAILY.COM – Penampilan Cristiano Ronaldo bersama Portugal pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Republik Demokratik Kongo, menuai komentar sejumlah pihak.

Salah satunya datang dari mantan penyerang Prancis, Thierry Henry.

Komentarnya mengenai penampilan Ronaldo pun viral di media sosial bahkan jadi perbincangan baru.

Setelah pertandingan itu, banyak kritik muncul atas kurangnya dampak CR7 dalam pertandingan.

Bintang Al-Nassr itu sering kali berada di belakang para bek dan mengintai di kotak penalti untuk mencari peluang.

Meskipun ada pertanyaan tentang posisinya, Martinez tetap mendukung striker gaek tersebut, tetapi Henry khawatir bahwa ia tidak cukup tanpa pamrih di momen-momen penting.

Dengan semua fokus tertuju pada striker legendaris tersebut, analisis Henry menunjukkan di mana CR7 kesulitan dalam pertandingan tersebut.

Berbicara di FOX setelah pertandingan, mantan penyerang Arsenal dan Barcelona itu mengatakan: “Satu hal yang penting, orang-orang, tolong di rumah, tim perlu mencetak gol. Bukan Anda yang perlu mencetak gol…”

“Karena dia ingin mencetak gol, dia masuk ke jalur umpan, Anda melihat kedua pemain, dan lebih mudah bagi Anda untuk bertahan. Dan, itulah pendapat saya: Tim perlu mencetak gol. Bukan kamu (Ronaldo).”

Ia juga menyoroti betapa frustrasinya Bruno Fernandes ketika Ronaldo mengambil alih tembakan alih-alih memberikan bola kepadanya.

Ronaldo dalam pertandingan itu hanya berhasil melakukan tiga tembakan dan 25 sentuhan, dan ia terbukti relatif tidak efektif. Penilaian pedas pun ditujukan atas penampilannya.

Penilaian Henry menjadi viral di media sosial, memicu reaksi keras.

Banyak yang setuju dengan legenda Prancis itu, mempertanyakan apakah CR7 harus menjadi starter di dua pertandingan grup berikutnya.

Portugal membutuhkan kehadiran yang lebih besar di lini depan, yang dapat menimbulkan lebih banyak masalah dan membuat pertahanan lawan berpikir keras di dalam dan sekitar kotak penalti.

Kurangnya sentuhan bola dan kurangnya kemampuan Ronaldo di usia 41 tahun mencegahnya untuk terlalu merepotkan Kongo di momen-momen penting pertandingan.

Meskipun ia bisa menjadi pilihan dari bangku cadangan untuk mencetak gol di kotak penalti, ada pilihan lain seperti Goncalo Ramos yang dapat memberikan solusi untuk masalah mereka di lini depan.

Ronaldo menjadi starter untuk tim asuhan Roberto Martinez sejak awal di Piala Dunia keenamnya, dan pertandingan dimulai dengan ideal ketika Joao Neves mencetak gol hanya dalam enam menit.

Portugal gagal memanfaatkan keunggulan awal tersebut, karena Kongo terus menekan dan akhirnya menyamakan kedudukan melalui Yoane Wissa menjelang akhir babak pertama.

Kedua tim berusaha mencetak gol kemenangan, tetapi pada akhirnya Ronaldo dan timnya harus puas dengan satu poin untuk memulai turnamen.

Sumber: Fajar

Artikel Terkait