Skakmat BEM Bersatu! Tiyo Ardianto Akhirnya Buka Suara dan Bongkar Siapa Pemilik Asli Mobil Fortuner Yang Dipakainya

RAKYATDAILY.COM – Mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, blak-blakan soal kepemilikan mobil Fortuner miliknya yang belakangan jadi sorotan.

Aliansi BEM Bersatu menuding mobil tersebut milik Setyo Sularso, yang tak lain adalah besan mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Tiyo Ardianto menegaskan mobil tersebut bukan miliknya, melainkan kendaraan yang dipinjamkan oleh kerabat yang khawatir dengan keselamatannya.

“Saya jelaskan begini, itu adalah mobil yang dipinjamkan kepada saya sejak saya mengalami berbagai teror. Terutama sejak Andrie Yunus disiram air keras,” kata Tiyo Ardianto dalam acara Dialog Kebangsaan di Makassar, dikutip Rabu 17 Juni 2026.

Menurut Tiyo, keluarga dan kerabatnya merasa khawatir karena dirinya selama ini cukup vokal menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.

“Oleh saudara saya, siapa yang tidak khawatir mas Andrie Yunus saja yang seperti itu disiram air keras, apalagi kita yang berbulan-bulan teriak maling berkedok gizi,” jelas Tiyo Ardianto.

Ia menyebut selama beberapa bulan terakhir dirinya aktif mengkritik berbagai kebijakan pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Meski menggunakan kendaraan berjenis SUV premium tersebut, Tiyo Ardianto membantah anggapan bahwa dirinya ingin menunjukkan gaya hidup mewah atau mencari perhatian publik.

“Dan memang adanya cuma itu, kalau saya berkepentingan untuk pinjam, saya pasti akan pinjam yang lain,” ujar Tiyo Ardianto.

Dalam kesempatan itu, Tiyo Ardianto juga menanggapi tudingan yang menyebut temuan alat penyadap di mobilnya adalah settingan alias rekayasa.

Ia mengatakan sebagian masyarakat memberikan dukungan dan mengingatkan dirinya agar lebih waspada terhadap ancaman yang mungkin terjadi.

“Apa yang orang-orang pikirkan setelah saya ungkapkan kejadian ini? Beberapa yang waras kemudian mengingatkan agar terus berhati-hati. Karena sudah sangat serius ini ancamannya,” ujar Tiyo Ardianto.

Namun, di sisi lain, ia menilai ada upaya untuk menggiring opini publik dengan membuat narasi lain yang dianggap mengaburkan persoalan utama.

“Tapi beberapa yang lain, rasanya ini secara masif digerakkan entah oleh kekuatan apa, bahkan saya dapat bocoran dari teman saya di media, bahwa memang ada request untuk mengangkat isu yang lain,” terang Tiyo Ardianto.

Bantah Tuduhan Rekayasa

Tiyo Ardianto juga menanggapi tudingan yang menyebut dirinya sengaja merekayasa cerita mengenai alat pelacak demi memperoleh simpati publik atau memainkan peran sebagai korban.

Ia menegaskan bahwa dirinya mengetahui secara pasti apa yang sebenarnya terjadi dan membantah telah membuat cerita palsu.

“Saya adalah orang yang paling tahu diri saya, kalau saya bohong dan tidak bohong yang tahu cuma saya,” tutur Tiyo Ardianto.

Ia bahkan menantang pihak-pihak yang menuduh dirinya melakukan kebohongan publik.

“Jadi yang saya bisa pastikan apa? Kalau saya menciptakan kebohongan publik, maka silakan potong telinga saya. Silakan penjara saya,” ujarnya.

Tiyo Ardianto memastikan dirinya tidak pernah memasang alat pelacak secara sengaja, lalu menyebarkan informasi tersebut untuk menciptakan sensasi atau mendapatkan perhatian masyarakat.

Sumber: VIVA

Artikel Terkait