NGERI! Amien Rais Ramal Prabowo-Gibran Bakal Ambruk Sekaligus, Kasus Besar Ini Disebut Jadi Pemicu Utamanya

RAKYATDAILY.COM – Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, mengkritik penahanan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa oleh Polda Metro Jaya dalam perkara yang berkaitan dengan polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Dalam pernyataannya, Amien Rais secara khusus menyampaikan pesan kepada Presiden Prabowo Subianto serta pihak-pihak yang berada di lingkungan pemerintahan.

Menurut Amien, proses hukum yang menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa merupakan persoalan serius yang perlu mendapat perhatian.

“(Pesan) Ini saya tujukan terutama untuk Saudara Prabowo, Presiden kita, dan juga untuk orang-orang yang selalu berada di lingkaran istana yang mengerumuninya,” ujar Amien dalam pernyataan yang dikutip, Minggu (21/6/2026).

Tokoh reformasi berusia 82 tahun itu menilai langkah yang diambil Polda Metro Jaya terhadap Roy Suryo dan Dokter Tifa sebagai bentuk ketidakadilan.

Ia menyoroti tuduhan yang dikenakan kepada keduanya terkait pernyataan mengenai dugaan ijazah palsu Jokowi.

“Bung Prabowo, Polda Metro Jaya menurut hemat saya telah melakukan kezaliman atas Roy Suryo dan Tifauzia,” kata Amien.

Menurut mantan Ketua MPR RI itu, tuduhan terhadap Roy Suryo dan Dokter Tifa muncul karena aparat penegak hukum menyimpulkan ijazah Jokowi adalah asli.

“Tuduhan itu dianggap fitnah karena dalam analisa Polda Metro Jaya, ijazah Jokowi itu asli. Ini luar biasa,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Amien Rais mengingatkan Presiden Prabowo agar tidak membiarkan apa yang ia sebut sebagai ketidakadilan hukum berlangsung.

Ia bahkan menyinggung kemungkinan munculnya dampak politik apabila persoalan tersebut tidak mendapatkan perhatian.

“Nah, Bung Prabowo, kalau Anda biarkan kezaliman hukum ini tumbuh merajalela, tunggu saja perkara politik yang akan Anda hadapi,” kata Amien.

Lebih lanjut, Amien menyebut penangkapan dan penahanan Roy Suryo serta Dokter Tifa sebagai bentuk ketidakadilan yang sangat serius.

“Jadi penangkapan, penahanan, dan pemenjaraan Roy dan Tifa menurut saya merupakan pinnacle of injustice. Jadi sebuah puncak kezaliman,” ujarnya.

Amien kemudian melontarkan kritik yang lebih keras kepada Presiden Prabowo.

Ia menilai pemerintah telah menunjukkan sikap yang tidak sejalan dengan prinsip keadilan yang diyakininya.

Pernyataan tersebut disampaikan Amien dengan merujuk pada pandangannya mengenai nilai-nilai keadilan sebagaimana dia pahami dalam ajaran agama.

Di sisi lain, Jokowi sebelumnya menyatakan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan dan siap hadir dalam persidangan jika diperlukan.

Ia juga menegaskan akan membawa ijazah aslinya ke pengadilan.

Sumber: Fajar

Artikel Terkait