RAKYATDAILY.COM – Pemerhati politik dan kebangsaan M Rizal Fadillah melontarkan kritik tajam terhadap arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya masih melanjutkan pola dan warisan pemerintahan sebelumnya di bawah Joko Widodo.
Dalam pernyataannya di Bandung, Minggu (24/5/2026), Rizal menilai berbagai program yang dijalankan pemerintahan saat ini berpotensi mengalami kegagalan apabila tidak diawali dengan pembenahan mendasar terhadap tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan masa lalu.
Menurut Rizal, pemerintahan Prabowo seharusnya memulai langkah dengan membangun kembali kepercayaan publik melalui proses hukum yang tegas terhadap berbagai dugaan persoalan yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.
“Tanpa memutus mata rantai kekuasaan lama, maka program apa pun akan sulit direalisasikan secara maksimal,” ujar Rizal.
Ia juga mengkritik sejumlah program strategis pemerintah yang dinilai belum menyentuh akar persoalan rakyat.
Beberapa program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi merah putih, hingga sekolah rakyat disebutnya berpotensi menimbulkan persoalan baru apabila tidak disertai tata kelola yang kuat dan pengawasan ketat.
Selain isu domestik, Rizal turut menyinggung arah kebijakan geopolitik dan pertahanan nasional.
Ia menyoroti berbagai kerja sama internasional yang menurutnya perlu diawasi agar tidak mengurangi kedaulatan Indonesia.
Dalam pandangannya, pemerintah juga perlu berhati-hati dalam membangun lingkar kekuasaan dan promosi sejumlah figur di sekitar Presiden.
Ia mengingatkan bahwa konsolidasi kekuasaan yang terlalu tertutup justru dapat memicu kecemburuan politik maupun institusional.
Tak hanya itu, Rizal juga mengkritik gaya komunikasi politik pemerintahan saat ini yang dianggap lebih menonjolkan simbol dan pencitraan dibanding penyelesaian persoalan substantif rakyat.
“Pembenahan, perbaikan, dan membangun kepercayaan rakyat harus dimulai dari ketegasan hukum dan keberpihakan nyata kepada rakyat,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Rizal mengingatkan pentingnya moralitas dalam kekuasaan.
Ia menyebut kekuasaan yang diperoleh dengan cara tidak benar akan sulit membawa keberhasilan maupun keberkahan bagi bangsa.
Sumber: RadarAktual