RAKYATDAILY.COM – Politikus PDIP M Guntur Romli menyoroti pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mengungkit punya jasa besar bagi Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Presiden Ke-7 RI.
Jokowi memang berkhianat dengan orang yang telah berjasa dalam hidupnya.
“Kesan dari pernyataan Pak JK, Jokowi itu memang berkhianat dan melukai orang-orang yang berjasa besar padanya,” ujar Guntur, Senin (20/4/2026).
Salah satu orang berjasa pada Jokowi seperti Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Kemudian, sejumlah kader PDIP baik Ganjar Pranowo, Pramono Anung, Andika Perkasa, Tri Rismaharini, FX Hadi Rudyatmo, dan Basuki Tjahaja Purnama/Ahok.
“Dan tidak hanya ke orang-orang PDIP juga pada Pak Anies Baswedan dan Pak Tom Lembong yang semuanya pernah membantu Jokowi,” ucap Guntur.
Nama besar yang disebutnya itu turut memberi kontribusi besar terhadap karier politik Jokowi.
“Tapi apa balasannya? Pengkhianatan dan menyakitkan,” katanya.
Sebelumnya, JK buka-bukaan mengenai perannya dalam perjalanan karier politik Jokowi.
Dia mengaku yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta hingga menjadi presiden.
JK ingin agar para Termul alias kelompok yang loyal pada Jokowi mengetahui hal itu.
Hal tersebut disampaikan JK dalam jumpa pers tentang klarifikasi mengenai ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 atau dalam rangka Ramadan 1447 Hijriah yang salah satunya menyinggung penanganan konflik di Ambon dan Poso.
JK mengatakan, polemik ceramahnya itu muncul setelah dirinya melaporkan Rismon Sianipar ke polisi dan menyinggung ijazah Jokowi.
JK heran dengan para pendukung Jokowi yang seolah menuduhnya melawan Jokowi setelah ikut berkomentar tentang kasus ijazah Jokowi.
“Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi gubernur. Saya yang bawa,” ujar JK dalam jumpa pers di rumahnya, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Dia yang membawa Jokowi ke Jakarta untuk dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta.
JK juga yang menemui langsung Megawati Soekarnoputri dan menyampaikan bahwa Jokowi merupakan orang yang baik.
“Saya bertemu Ibu Mega. Ibu, ini calon baik orang PDIP. Ah, jangan (kata Mega) akhirnya beliau setuju. Setelah Pilgub Jadilah gubernur. Nah, ini (foto Jokowi sungkem padanya) waktu dia menang jadi gubernur setelah ke Ibu Mega datang sama saya ucapkan terima kasih,” kata JK sambal menunjukkan foto Jokowi menyampaikan terima kasih padanya.
Diketahui, Jokowi pada Pilkada DKI Jakarta 2012 berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
JK mengungkapkan Jokowi menjadi Presiden tak lepas dari perannya pula.
Bahkan, dia sampai diminta Megawati menjadi Wapres mendampingi Jokowi lantaran Jokowi masih belum memiliki pengalaman sebagai Presiden.
“Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu Termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden, coba lihat (foto Jokowi sungkem),” ujarnya.
Sumber: SINDO